Artikel DICOM Flu VS Rhynitis Alergy

artikel-dicom-flu-vs-rhynitis-alergy_ReE.png

Apakah anda sering mengalami masalah hidung tersumbat atau bersin-bersin yang kambuh pada waktu tertentu misalnya pada pagi hari atau ketika udara dingin pada pagi atau malam hari. Jangan salah, bisa jadi anda bukan terkena flu. Gejala mirip flu ini dikenal dengan nama Alergi Rhinitis, atau peradangan pada rongga hidung yang disebabkan oleh alergi. Lantas apa saja yang membedakan Alergi Rhinitis dengan flu? Silahkan simak artikel ini

1. Penyebab

Sepintas gejala Alergi Rhinitis mirip dengan flu: hidung tersumbat, kadang berair, dan bersin-bersin. Bedanya flu disebabkan oleh infeksi virus influens, sedangkan Alergi Rhinitis dipicu oleh reaksi alergi. Bisa jadi karena alergi terhadap debu, bulu hewan, suhu dingin, serbuk bunga hingga stress. Penderita Alergi Rhinitis biasanya mengalami kekambuhan gejala cukup sering, misal pada musim penghujan dimana suhu harian lebih dingin, kadang terjadi hampir setiap hari.

2. Gejala

Terkadang masyarakat tidak bisa membedakan penyakit flu dengan alergi. Gejala yang mirip dari keduanya antara lain: bersin-bersin, hidung tersumbat, hidung berair. Namun gejala flu disertai demam dan rasa nyeri di sekujur badan, sedangkan alergi tidak. Rhinitis alergi biasanya kambuh jika ada pemicu alerginya dan tidak jarang kambuh waktu-waktu tertentu, seringnya pagi atau malam hari, pada saat suhu rendah/dingin.

3. Penanganan

Untuk kedua penyakit di atas memliki penanganan yang cukup mirip Disarankan istirahat yang cukup, banyak minum karena tubuh harus terhidrasi dengan baik. Menghirup uap air hangat juga bisa membantu melegakan pernapasan.